Sejarah Anonymous

Sejarah AnonymousAnonymous ialah kelompok Aktivis atau “Hacktivis” yang disusun pada tahun 2003. Para anggotanya bisa dibedakan di depan publik dengan mengenakan topeng Guy Fawkes atau yang biasa diketahui V for Vendetta. Pada tahun 2011, Majalah Time memasukkan nama “Anonymous” sebagai salah satu orang paling berpengaruh di dunia.
Sejarah Asal Kata Anonymous
Nama Anonymous sendiri terinspirasi oleh anonimitas user yang biasa memposting sesuatu di internet. Ya, banyak orang lebih memilih tak menyebut identitas aslinya di dunia maya. Konsep Anonymous semakin mantap pada tahun 2004. Ketika itu, administrator di forum 4chan mengaktivasi protokol Forced-Anon yang membuat seluruh postingan bernama Anonymous.

Anonymous pun merepresentasikan sebuah kelompok individu yang tak bernama. Anggota Anonymous terdiri dai banyak pengguna forum internet. Mereka memobilisasi serangan atau misi melalui beraneka wadah. Seperti di 4chan, YouTube, hingga melalui Facebook. “tiap orang yang ingin bisa menjadi Anonymous dan bekerja dengan tujuan tertentu. Kami setuju dengan seluruh agenda namun beroperasi secara independen,” tukas seorang anggotanya. Salah satu semboyan mereka yang terkenal ialah We are Anonymous. We are Legion. We do not forgive. We do not forget. Expect us.


Sejarah Terbentuknya Anonymous
Sejarah Anonymous

Sejarah Terbentuknya Anonymous
Cikal bakal kelompok Anonymous ini dilaporkan berasal dari tahun 2003. mulanya berasal dari forum internet bernama 4chan. Anonymous punya beragam misi. Terkhusus, mereka menentang sensor internet dan pengawasan online oleh pemerintah. Sehingga seringkali mereka menyerbu website pemerintah sebagai tanda protes. Anonymous juga anti kepada paham scientology, korupsi, dan homophobia. Padahal pada mulanya, kelompok komunitas online ini dihasilkan untuk tujuan senang-senang.

Sejak tahun 2008, kelompok Anonymous semakin erat kaitannya dengan kegiatan hacking internasional yang saling bekerjasama, Menjalankan protes ataupun tindakan lain yang seringkali tujuannya berhubungan dengan mempromosikan kebebasan internet dan kebebasan berpendapat. Yaitu menentang adanya STOP SOPA PIPA (Stop All Piracy Act) Yang membuat agen FBI turun tangan untuk menyisir server-server seperti Megaupload, Filesonic, Mediafire, dan sebagainya. Dan seperti yang kita ketahui, sudah ada server yang ditutup.. 

Berkenaan dengan adanya kebijakan itu, Anonymous marah… Dan mengancam seluruh pihak yang menyokong ada nya stopipa ini. Sudah banyak yang mendapat ancaman, dan salah satunya yang paling terkenal ialah FACEBOOK, karena dikabarkan FB menyalahgunakan data-data privasi penggunanya, lalu menjualnya ke pihak ke 3 (sperti Intel, pemerintah, dsb). 

Anonymous memang bukan benar-benar sebuah organisasi. Mereka ialah grup besar individual yang mempunyai ketertarikan yang sama. Sehingga sering dikatakan seluruh orang bisa menjadi Anonymous. 

Sejak tahun 2008, Anonymous semakin serius dalam aksi hacktivist, yaitu Menjalankan hack untuk misi tertentu. Mereka dijuluki sebagai Robin Hood digital dan diketahui memperjuangkan kebebasan informasi dan akses internet. Aksi hack mereka semakin liar dan menyerang website-website penting. Sehingga majalah ternama Time memasukkan nama mereka sebagai salah satu kelompok paling berpengaruh di duniapada tahun 2012.

Serangan ke Website Penting
Anonymous sudah sering Menjalankan serangan ke beraneka website penting. Biasanya sebagai tanda protes atau ketidaksetujuan. Pada tahun 2009 setelah Pirate Bay terbukti bersalah atas kasus hak cipta, Anonymous melancarkan serangan melawan organisasi International Federation of the Phonographic Industry (IFPI).

Organisasi hal yang demikian termasuk yang menentang keberadaan Pirate Bay. Aksi serupa terjadi tahun 2012 lalu ketika website Megaupload ditutup. Hacker Anonymous berhasil melumpuhkan situs Departemen Kehakiman AS, FBI, dan Motion Picture Association of America (MPAA). Semuanya dinilai sebagai pihak yang menggembosi Megaupload.

Anonymous juga pernah melumpuhkan situs yang mengandung pornografi anak. Pada tahun 2008, mereka melancarkan serangan online besar-besaran pada kelompok agama Scientology. tak jarang mereka Menjalankan serangan ke website pemerintah beraneka negara. Mereka pernah menumbangkan beraneka situs penting Israel sebagai protes serangan brutal mereka ke Palestina. Mereka sempat mengumbar 5000 data pribadi pejabat Israel.

Anggota yang Tertangkap
Beberapa anggota Anonymous berhasil ditangkap aparat. Tahun 2010, aparat di Belanda menangkap seorang remaja usia 16 tahun karena menyerang website Visa, Mastercard dan paypai.

Pada bulan Januari 2011, kepolisian di Inggris berhasil menangkap lima orang hacker yang berhubungan dengan Anonymous. Juni 2011, kepolisian di Spanyol menahan tiga orang yang masuk jaringan Anonymous. Ketiganya menyerang website pemerintah Mesir, Aljazair, Iran, Chile dan Selandia Baru.

Satu kasus yang cukup menonjol ialah penangkapan Christopher Weatherhead. Dia mengorganisasi serangan DDos pada paypai dan dijatuhi hukuman 18 bulan penjara. Masih banyak lagi kasus penangkapan hacker Anonymous. Namun tampaknya mereka tak kapok dan akan terus Menjalankan misinya.

Beberapa “serangan” terbaik Anonymous:
Meski tak ada unsur kekerasan, beberapa besar kegiatan hacktivisme ialah ilegal atau setidaknya ambigu secara legal di mana seluruh anggotanya bergerak secara anonim. Meski begitu, di ketika banyak orang merasa keadilan tak dijamin hukum, beberapa pihak memandang hacktivis ini sebagai pahlawan yang melindungi publik.

Beberapa tahun terakhir, hacktivis ‘Anonymous’ yang anggotanya hadir dalam demonstrasi dengan mengenakan topeng Guy Fawkes Menjalankan serangkaian serangan. Berikut serangan-serangan terbaik mereka.

1.Serangan Gereja
Kelompok ini menjadi tenar di dunia internasional pada 2008 setelah berbulan-bulan kampanye melawan Church of Scientology bernama ‘Project Chanology’. Hacker (peretas) ini menghancurkan situs gereja ini dan membanjiri mesin fax mereka dengan fax hitam.

Tak cukup itu, kelompok ini mengkoordinasi Sistem serangan bernama ‘Google Bombing’ di mana ‘scientology’ ditautkan hal lain seperti ‘bahaya’ dan ‘kultus’ agar hasil pencarian menjadi kacau.

Kelompok ini merespon proyek itu dengan membuat ‘Project Chanology’ yang kabarnya merupakan upaya ilmuwan menggunakan internet untuk menyensor informasi salah mengenai praktek mereka.

2.Penemuan Gelap
Pada Oktober, Anonymous kembali menarik perhatian karena berhasil melumpuhkan 40 situs pornografi anak ilegal. Anggota kelompok ini menemukan cache situs itu pada 14 Oktober lalu ketika menyusuri situs rahasia Hidden Wiki.

ketika bersamaan, Anonymous menemukan ratusan situs bawah tanah yang tak tampak di mesin pencari. Para peretas ini khususnya menarget situs berbagi file pedofil Lolita City dan membocorkan 1.589 nama aktif anggotanya ke publik pada 18 Oktober lalu. Dalam kampanye ‘Operation Darknet’, kelompok ini juga menguak sisi gelap internet yang disebut ‘darknet’ yang tak bisa diakses pengguna biasa.

3.BART Lumpuh
Pada 11 Agustus lalu, layanan ponsel pada platform kereta San Fransisco Bay Area Rapid Transit System (BART) lumpuh. Hal ini dilaksanakan sebagai protes pada kepolisian BART yang menembak penumpang tak bersalah dengan luka fatal.

Anonymous kemudian meresponnya dengan serangkaian serangan membobol database konsumen BART yang kemudian mengunggah nama, email, kode pos dan password akun ribuan pengguna MyBART.org. Tak hanya itu, kelompok ini juga membobol kepolisian BART dan mengunggah lusinan nama dan alamat petugas BART.

4.Cybergate
Pada Februari, CEO firma keamanan cyber HBGary Federal Aaron Barr mengaku berhasil menyerang Anonymous dan mengungkap informasi anggotanya. ketika itu, kelompok ini menyerang balik dan menang. mulanya, para peretas ini membobol situs HBGary Federal dan mencuri 70 ribu pesan dari sistem emailnya serta membuat email itu bisa dicari di web.

Email itu sendiri berisi informasi penting mengenai perusahaan itu, termasuk rencana perusahaan menghancurkan WikiLeaks serta membuat kampanye biasa dengan informasi salah. Serangan ini sendiri berakhir pada penyelidikan pemerintah di banyak perusahaan yang terkait skandal ini dan memaksa Aaron Barr mengundurkan diri.

5.Revolusi Arab (Arab Spring)
Anonymous mempunyai peran dalam revolusi Arab sejak awal tahun ini. Kelompok ini Menjalankan serangkaian serangan ‘denial of service’ pada situs pemerintah Mesir, Tunisia dan Iran.

Serangan-serangan ini menggunakan software sederhana guna membebani situs dengan trafik berlebih yang akhirnya menghancurkannya. Para peretas juga merilis alamat email dan password pejabat pemerintah Timur Tengah yang melawan Arab Spring ini, termasuk Bahrain, Mesir, Yordania dan Maroko.

Para awal Agustus, Anonymour membobol situs Kementerian Pertahanan Suriah dan memasang gambar bendera pra-Ba’athist yang merupakan simbol gerakan pro-demokrasi yang terjadi di negara itu serta mengirim pesan menyokong pemberontakan Suriah.

Demikianlah materi tentang Sejarah Anonymous yang sempat kami berikan dan jangan lupa juga untuk menyimak materi seputar Sejarah Perkembangan Internet  yang telah kami posting sebelumnya. semoga materi yang kami berikan bisa membantu menambah wawasan anda semikian dan terimah kasih.
Jangan Lupa Tinggalkan Komentar…!!!