Sejarah 4 Perang Besar Islam yang Terjadi dikala Ramadan

Sejarah 4 Perang Besar Islam yang Terjadi dikala Ramadan – Assalamu Alaikum wr wb para pengunjung Sejarah Mula, pada kesempatan kali ini kami akan sedikit memberikan informasi tentang Sejarah 4 Perang Besar Islam yang Terjadi dikala Ramadan. Mungkin Selama ini beberapa kita hanya tahu bahwa Ramadan senantiasa identik dengan puasa, tarawih, takjil, pelipatgandaan pahala, dsb. Selain hal-hal yang telah disebutkan di atas, Ramadan juga diketahui sebagai bulan di mana banyak perang besar terjadi di masa lalu, Woww perang sambil puasa.. Hanya Lelaki2 kesatria yg sanggup.. 

Sejarah 4 Perang Besar Islam yang Terjadi dikala Ramadan
Sejarah 4 Perang Besar Islam yang Terjadi dikala Ramadan


Beriku Sejarah 4 Perang Besar Islam yang Terjadi dikala Ramadan

1. Perang Badar – Tahun 624

Perang Badar merupakan perang legendaris yang disebutkan dalam Alquran melalui Surat Ali-Imran ayat 123. Perang ini terjadi hanya 2 jam saja pada tanggal 17 Maret 624 (17 Ramadan). Tentara dari dari Nabi Muhammad Saw yang berjumlah 300-an orang menyerbu tentara dari Quraish yang jumlahnya mencapai 1.000 orang.
Dari kekuatan, sudah terang pasukan Nabi Muhammad Saw akan kalah. Namun, kenyataan di lapang berkata lain. Justru, pasukan yang kecil itu mampu memenangkan perang dengan mudah. Pasukan dari Quraish kafara akhirnya mundur dan menyimpan dendam besar yang akan dibalaskan pada Perang Uhud.
2. Perebutan Mekah – Tahun 629
Lima Tahun setelah perang badar usai atau tepatnya pada 11 Desember 629 (18 Ramadan), umat Islam yang dipimpin oleh Nabi Muhammad kembali Menjalankan pertempuran. Kali ini misi pertempuran yang dibekali kekuatan 10.000 pasukan merupakan merebut Mekkah dari tangan para Kafir Quraish.  Nabi Muhammad ingin kota itu bisa menjadi milik umat Islam setelah Kafir Quraish merusak perjanjian gencatan senjata selama 10 tahun. Dengan kekuatan 10.000 pasukan,  Kafir Quraish akhirnya menyerah dengan damai. Pertempuran hanya menghasilkan 14 korban jiwa saja dengan 2 orang dari pasukan Nabi Muhammad Saw dan 12 orang dari pasukan pemimpin Kafir Quraish bernama Abu Sofyan. Setelah perang berakhir, Abu Sofyan akhirnya memeluk Islam
3. Perang Guadalete – Tahun 711
Perang Guadalete merupakan salah satu perang penting pasca Nabi Muhammad wafat dan kepimpinannya dilanjutkan oleh pengikutnya. Setelah masa Khulafaur Rasyidin selesai, kepemimpinan Islam akhirnya dilanjutkan oleh Kekhalifahan Umayyah yang diketahui benar-benar hebat dalam menaklukkan banyak wilayah di Timur Tengah, Afrika bagian Utara dan beberapa wilayah Eropa.
Pada bulan Ramadan tepatnya di tahun 711, sebuah perang besar antara pasukan Muslim yang dipimpin Tariq bin Ziyad dan pasukan Raja Roderic dari kerajaan Visigothic. Dalam perang perang ini, pasukan Muslim yang kalah jumlah justru menang dan akhirnya mampu mengembangkan sayap di wilayah Andalusia, Eropa.
4. Perang Hattin – Tahun 1187
Perang Hattin merupakan perang besar yang terjadi di wilayah Yerusalem. Pasukan dari Dinasi Ayyubiyyah Kurdi yang dipimpin oleh Salahudin Ayubi wajib melawan Tentara Salib dari kerajaan Yerusalem. Perang ini terjadi selama dua hari di bulan Ramadan tahun 1187 dengan hasil kemenangan mutlak bagi Dinasti Ayyubiyyah Kurdi.

Perang ini mempertemukan 20.000 pasukan salib dan 30.000 pasukan Muslim yang terdiri dari 12.000 kavaleri dan 18.000 infanteri. Perang yang membuat Yerusalem menjadi milik umat Islam ini hanya mengakibatkan sedikit korban jiwa meski peperangan berlangsung dengan benar-benar sengit.
Jangan Lupa Terakhir Perang Melawan Hawa Nafsu di bulan Ramadhan..

Demikianlah sedikit informasi tentang Sejarah 4 Perang Besar Islam yang Terjadi dikala Ramadan, jangan lupa juga untuk menyimak Tentang Sejarah Terjadinya Perang Salib.